Bianca SOQI

Home Kesehatan Info Kesehatan Hubungan Kesehatan dengan Tulang Punggung

Hubungan Kesehatan dengan Tulang Punggung

Tubuh tidak sehat?
100% berhubungan dengan tulang belakang!

Agar dapat hidup dengan sehat selain harus memenuhi unsur-unsur kesehatan, menjaga dan merawat tulang belakang juga sangat penting. Menurut Prof. Dr. Shizuo Inoue pencipta Chi Machine, 80% penyakit yang diderita oleh kebanyakan manusia berawal dari tulang belakang yang mengalami kemiringan/tidak normal.

Selain berfungsi sebagai penopang tubuh, tulang belakang juga merupakan sebuah saluran yang sangat penting bagi otak besar untuk mengetahui kondisi dan berkomunikasi dengan seluruh organ dalam karena di dalam tulang belakang terdapat pusat sistem syaraf. Dari sisi kiri-kanan setiap ruas tulang belakang terdapat sepasang syaraf dan masing-masing syaraf akan berhubungan dengan minimal sebuah organ dalam. Melalui pusat sistem syaraf yang terdapat di dalam tulang belakang dan syaraf-syaraf yang terdapat pada setiap ruas tulang belakang, otak besar dapat mengetahui keadaan seluruh organ dalam sehingga seluruh organ dalam dapat dikendalikan dengan baik. Seluruh organ dalam harus bekerja secara bersamaan, selaras dan harmonis atas pengaturan dan pengendalian otak besar. Jika tulang belakang normal dan pusat sistem syaraf tidak mengalami gangguan/tertekan maka otak besar dapat mengatur seluruh organ dalam dengan baik dan semua fungsi organ berjalan lancar tetapi jika tulang belakang mengalami kemiringan dan menekan pusat sistem syaraf maka otak besar tidak dapat mengatur seluruh organ dalam sehingga fungsi seluruh organ dalam tidak berjalan lancar dan menjadi kacau.

Di buku tentang kesehatan tulang belakang, dapat diketahui penyebab-penyebab mengapa penyakit tidak dapat disembuhkan. Buku tersebut sangat penting bagi orang yang ingin mendapatkan kesehatan yang sesungguhnya karena membahas tentang kesehatan dimulai dari tulang belakang, struktur tulang belakang, hubungan tulang belakang dengan seluruh organ dalam, pegal linu adalah sinyal tidak sehat, kenapa tulang belakang bisa miring dan mengajarkan bagaimana menganalisa tulang belakang.

Kemiringan tulang belakang terjadi akibat dari kebiasaan-kebiasaan sejak kecil, kegiatan sehari-hari dan gaya hidup (di luar faktor kecelakaan). Setiap hari, posisi ketika beraktifitas dengan berbagai cara dan gaya yang tidak baik akan terakumulasi sedikit demi sedikit sehingga menyebabkan terjadinya kemiringan tulang belakang. Kemiringan yang terjadi pada setiap orang berbeda sehingga masalah gangguan kesehatan juga berbeda.

Tulang belakang manusia umumnya miring karena sejak kecil harus mengalami hal-hal yang alami selama pertumbuhan di dalam kehidupan seperti saat belajar jalan sering terjatuh dan sebagainya. Kemiringan-kemiringan akan bertambah seiring pertumbuhan di dalam kehidupan dengan kebiasaan-kebiasaan dan aktifitas yang setiap hari dilakukan seperti kaum pria yang umumnya menyimpan dompet di saku belakang sehingga saat duduk, bagian saku yang berisi dompet terganjal dan dapat mengakibatkan pinggang tinggi rendah, duduk di sofa yang lembut dengan posisi miring, kaum wanita yang suka memakai sepatu hak tinggi sehingga menambah beban lutut dan pinggang serta masih banyak lagi kebiasaan-kebiasaan penyebab kemiringan yang tidak dapat dihindari.

Ketika kemiringan tulang belakang terjadi, seluruh kerangka tulang juga akan ikut mengalami kemiringan karena kerangka tulang dengan tulang belakang saling berhubungan. Kemiringan tulang belakang menyebabkan otot dan syaraf pembuluh darah di satu sisi tertarik dan di sisi lain tertekan, akibatnya tubuh mulai terasa pegal linu. Selain menekan sistem syaraf, organ dalam juga akan terganggu. Pembuluh darah aorta yang tertekan akan menyebabkan peredaran darah tidak lancar. Sebuah selokan jika arusnya lambat akan mudah terjadi endapan kotoran terutama pada bagian belokan. Sama halnya jika peredaran darah tidak lancar akan mudah terjadi endapan kotoran terutama di bagian persendian. Orang yang suka memutar-mutarkan bagian leher, pinggang dan menekuk-nekuk jari tangan adalah gejala awal rematik. Mulanya terasa pegal linu, jika diputar atau ditekuk terasa enak tetapi sebentar kemudian pegal lagi. Pegal linu yang sering dirasakan adalah gejala awal dari sebuah penyakit, jika diabaikan perlahan tapi pasti akan menjadi sebuah penyakit kronis.

Awalnya kita hanya merasa kadang-kadang sedikit pegal-pegal, kemudian menjadi sering bahkan mulai linu dan nyeri. Dengan tempel koyok, suntik dan minum obat tidak banyak membantu. Kemudian perlahan-lahan kita mulai merasakan keluhan-keluhan lain seperti susah tidur, sakit kepala, susah buang air besar, tekanan darah tidak stabil, kolesterol, asam urat dan lain-lain hingga suatu hari ketika tubuh sudah tidak tahan menanggung gangguan yang dirasa, penyakitpun tidak dapat dihindari lagi seperti penyakit jantung, penyakit kencing manis, penyakit tekanan darah tinggi bahkan stroke dan penyakit-penyakit lain yang semuanya menurut dokter harus mengkonsumsi obat seumur hidup.

Banyak orang yang sudah menghabiskan banyak waktu, banyak biaya dan menggunakan banyak cara untuk mendapatkan kesehatan namun hasilnya sia-sia karena belum menemukan cara yang tepat. Penyakit tidak tiba-tiba terjadi, proses sebuah penyakit mulai dari pegal linu sampai menjadi sebuah penyakit kronis minimal membutuhkan waktu 10 tahun. Jadi jangan mengabaikan pegal linu yang sering dirasakan jika tidak ingin mempunyai penyakit di kemudian hari.

Umumnya orang lebih perduli pada keluhan-keluhan di tangan seperti jari kaku, kebas, tangan tidak bisa diangkat tinggi dan keluhan-keluhan di kaki seperti lutut sakit, tumit seperti ditusuk jarum dan lain sebagainya karena keluhan-keluhan tersebut sangat mengganggu kegiatan sehari-hari sedangkan pegal linu pada bagian leher, pundak dan pinggang sering diabaikan padahal keluhan-keluhan di bagian tangan dan kaki tidak akan mengakibatkan kematian tetapi pegal linu pada bagian leher, pundak dan pinggang dapat berakibat fatal. Keluhan-keluhan seperti sering pusing, migran, vertigo, susah tidur, susah konsentrasi, emosi tidak terkendali sampai pada leher dan pundak kaku,  termasuk gangguan pada panca indera dan ke dua tangan adalah akibat dari kemiringan tulang belakang bagian leher. Begitu juga keluhan-keluhan seperti menstruasi yang tidak lancar/sakit, sering/susah buang air kecil, sembelit/sering diare, termasuk gangguan pada ke dua kaki seperti sakit lutut dan nyeri tumit adalah akibat dari kemiringan tulang belakang bagian pinggang. Semua keluhan di atas tidak dapat diatasi dengan suntik dan obat karena terjadi akibat dari kemiringan tulang belakang bagian leher dan pinggang yang menekan sistem syaraf dan pembuluh darah sehingga peredaran darah tidak lancar dan oksigen tidak cukup. Hanya dengan mengoreksi kemiringan kerangka tulang dan tulang belakang, sistem syaraf dapat direnggangkan dan peredaran darah lancar sehingga semua gangguan kesehatan dapat dihilangkan.

Tulang belakang bagian leher dan pinggang sangat mudah mengalami cidera karena pada bagian tersebut ruas tulang dapat berputar ke kiri ke kanan dan melihat ke atas ke bawah. Disamping itu pada bagian tersebut lebih banyak terdapat syaraf-syaraf dan juga tempat menopang kepala dan tubuh. Walaupun kita tidak bisa menghindari penyebab kemiringan tetapi kita dapat mencari solusi agar kemiringan kerangka tulang dan tulang belakang tidak bertambah dan bahkan mendapatkan pengoreksian.

Semua orang tahu bahwa berolahraga dapat menyehatkan tubuh tetapi banyak orang yang tidak melakukan olahraga dengan berbagai alasan. Olahraga yang kita lakukan sendiri dapat menimbulkan efek samping karena kemiringan yang sudah terjadi akan bertambah miring apalagi jika posisi berdiri atau duduk seluruh beban bertumpu pada ruas tulang pinggang. Ruas tulang pinggang yang sudah cidera jika ditambah lagi beban akan semakin parah. Ibarat sebuah luka yang jika setiap waktu luka tersebut digosok-gosok, luka tersebut semakin hari akan semakin parah. Dengan logika diatas berarti posisi berdiri/duduk tidak dapat mengoreksi kemiringan kerangka tulang dan tulang belakang.

Cara terbaik untuk mengoreksi kerangka tulang dan tulang belakang adalah dengan berbaring ditempat yang keras dan datar, rilekskan seluruh tubuh tanpa beban tanpa tekanan. Pusatkan pikiran pada satu titik bagian tubuh dan biarkan Chi Machine mengolahragakan seluruh tubuh, sambil melakukan pengoreksian dengan gerakan mengayun ke kiri dan ke kanan. Sebuah kekuatan alami yang dapat diterima oleh tubuh kita. Logikanya sama dengan sebuah mangkuk yang diisi beras kemudian mangkuk diayun-ayunkan ke kiri ke kanan. Permukaan beras secara alami akan rata dan lebih padat dibandingkan jika kita melakukan dengan tangan. Selain tidak menambah kemiringan kerangka tulang dan tulang belakang, sekaligus kita dapat mengoreksi kerangka tulang dan tulang belakang serta mendapatkan manfaat berolahraga.

Pengoreksian kerangka tulang dan tulang belakang harus mengandalkan tubuh sendiri. Pengoreksian tidak dapat dilakukan oleh orang lain atau tenaga dari luar tubuh karena tubuh akan reflek melawan dan otot akan menegang jika menerima tekanan sedangkan dalam pengoreksian tubuh harus benar-benar rileks dan otot harus lentur. Dengan bantuan Chi Machine, kekuatan alami tubuh dapat mengoreksi kerangka tulang dan tulang belakang tanpa resiko.

Dari penjelasan di atas sangat jelas bahwa tubuh yang tidak sehat 100% ada kaitannya dengan kerangka tulang dan tulang belakang. Penjelasan di atas juga sekaligus menghapus keyakinan banyak orang bahwa semakin bertambah usia, orang akan semakin tidak sehat. Jika ingin memiliki tubuh yang sehat, selain dengan pola hidup sehat, kerangka tulang dan tulang belakang harus dijaga dan dirawat sedini mungkin serta dikoreksi bila perlu karena 80% gangguan kesehatan manusia diakibatkan oleh kemiringan kerangka tulang dan tulang belakang. Ini adalah laporan dari hasil penelitian seorang Prof Jepang Dr Inoue Shizuo yang menciptakan Chi Machine untuk merawat, mengoreksi kerangka tulang dan tulang belakang sekaligus mendapatkan manfaat berolahraga.